Aktivitas Marinus Gea (MrG)
  • Register

Kota Tangerang – Anggota Komisi IX DPR RI Marinus Gea, menggelar penyuluhan mengenai obat-obatan tradisional yang beredar di masyarakat.

Penyuluhan tersebut mengundang narasumber dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Banten, Akhmad Kurnia, Minggu (15/7/2018) untuk wilayah Kecamatan Larangan, Ciledug, dan Karang Tengah, Kota Tangerang.

“Untuk BPOM ini sudah kegiatan ketiga kali, sebelumnya di Kecamatan Karawaci, di Kabupaten tepatnya di Binong Curug, hari ini di Ciledug,” ujar Marinus Gea.

Marinus mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif ikut mengawasi peredaran obat-obatan tradisional.

“Kita terus memberikan edukasi ke masyarakat bagaimana masyarakat bisa menggunakan fungsinya dalam pengawasan obat dan Makanan,” ujarnya.

Ia mengatakan, Indonesia memiliki kekayaan spesies tumbuhan yang sangat banyak. Namun sayangnya, masih banyak tanaman obat yang belum teridentifikasi secara baik.

“Terdapat 30.000 tumbuhan yang ada di Indonesia yang dapat dijadikan obat tradisional, yang sudah terdata dan bisa di identifikasi kurang lebih 7.000an, jadi masih harus ada penelitian terkait spesies tumbuhan obat-obatan,” ujarnya.

Terlebih lagi, lanjut Marinus, obat tradisional kini dikomersilkan oleh banyak produsen obat.

Oleh karena itu masyarakat perlu mengerti akan khasiat dari obat tradisional agar tidak salah dalam memilih obat.

“Permasalahannya saat ini obat tradisional bergeser menjadi obat yang diproduksi oleh produsen yang di komersilkan, apakah itu persoalan? Tidak, tapi persoalannya kita mengedukasi masyarakat bahwa masyarakat harus tahu yang sudah diproduksi ini masih terjaga khasiatnya seperti aslinya,” tuturnya. (akim/nji)