Aktivitas Marinus Gea (MrG)
  • Register

Kabupaten Tangerang – SuaraNusantara. Sebanyak 200 orang masyarakat Kab Tangerang yang terdiri dari Kader PKK, Pengurus Partai dan Masyarakat di Sepatan Timur  diajak bersama-sama menjaga dan memahami arti hidup sehat melalui Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) yang bekerja sana dengan BPJS Kab. Tangerang.

Anggota DPR RI Komisi IX Dapil Banten III, Marinus Gea, SE., M.Ak menyampaikan pentingnya secara bersana – sama mendorong masyarakat berpola hidup sehat sebagai bentuk pembangunan kesejahteraan masyarakat. ”Harapan saya bahwa masyarakat bisa memahami apa yang dilakukan BPJS, apa itu Jaminan kesehatan Nasional terlebih dari itu masyarakat bisa mencegah bagaimana untuk tidak sakit, data  yang kami himpun di Sepatan Timur ini penerima BPJS Dalam bentuk PBI atau penerima bantuan iuran dari pemerintah itu sekitar 50 ribu penduduk dari jumlah masayarakat Sepatan Timur yang mencapai 93 ribu, mudah-mudahan hanya itu warga yang tidak mampu, itu artinya  masyarakat Sepatan Timur dalam tahap sejahtera,” Ungkap marinus, pada saat wawancara dengan awak media di kantor Kecamatan Sepatan Timur Kab. Tangerang, Selasa (26/9).

Marinus menjelaskan, Program sosialisasi  Jaminan Kesehatan Masyarakat dilakukan guna memberikan pemahaman tentang bagaimana mendapatkan jaminan kesehatan yang difasilitasi oleh BPJS, mulai dari tahap pendaftaran sampai pada jenis – jenis pelaayanan kesehatan yang dijamin oleh BPJS.

Masyarakat sangat menyambut antusisas acara sosialisasi ini. “kami sangat berterimakasih sosialisasi JKN-KIS ini yang sangat bermanfaat bagi kami masyarakat kedaung sepatan timur, sehingga kami bisa mengerti bagaimana cara mengurus BPJS khususnya warga yang kurang mampu,” ujar . Eva.

Materi Sosialisasi disampaikan oleh Ibu dr. Shanti Lestari, Kacab BPJS Kabupaten Tangerang. Pada kesempatan yang sama pula, Camat Sepatan Timur Bapak Hj.Muliadi S.sos, M.Si menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acara ini dan menghimbau kepada masyarakat yang belum memiliki kartu JKN-KIS agar segera mengurus ke BPJS sehingga tidak mengalami kesulitan ketika berobat ke puskesmas atau rumah sakit.