Pojok Berita Dari Rumah Perjuangan PDI-P
  • Register

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Penyiaran Indonesia menegur tiga stasiun televisi yang menayangkan iklan dengan slogan "Kutagih Janjimu" yang menampilkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Iklan itu dinilai menyudutkan kelompok politik tertentu. KPI meminta tiga stasiun televisi itu menghentikan tayangan iklan tersebut.

"Iklan 'Kutagih Janjimu' itu ada empat masalah. Kami minta iklan itu dihentikan," ujar Wakil Ketua KPI Idy Muzayyad, di Gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Jakarta Pusat, Jumat (28/3/2014).

Selengkapnya: KPI Minta Televisi Hentikan Tayangan Iklan Serang Jokowi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengungkapkan ada indikasi gerakan mengacaukan Pemilihan Umum 2014. Informasi itu diperolehnya berdasarkan pengumpulan data dan informasi intelijen yang diklaimnya akurat.

Hasto menuturkan, saat ini ada dua pihak yang ingin mengacaukan pemilu, yaitu orang-orang yang disebutnya sebagai "Megaloman" dan "Nia".

Selengkapnya: PDI-P: Info dari Intel, "Megalomania" Ingin Kacaukan Pemilu 2014

Guests Online

Kami memiliki 18 tamu dan tidak ada anggota online