Berita Terbaru - Newsflash
  • Register

Kamis, 6 Maret 2014 - 18:18 wib | Arief Setyadi - Okezone

JAKARTA - Potensi kecurangan Pemilu 2014 sepertinya masih bakal menghantui. Pasalnya, independensi KPU masih menjadi pertanyaan terutama di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).  
 
Menurut mantan Wakil Ketua KPU, Ramlan Surbakti, ia mengapresiasi KPU dalam berupaya untuk menyelenggarakan pemilu yang independen dan profesional.

Selengkapnya: Awas, Potensi Kecurangan Pemilu Mengintai PPS dan KPPS

Serang - Sebagai daerah yang bersinggungan dengan Ibukota, Wagub Banten Rano Karno juga diundang ke Bendung Ciliwung Katulampa (BCK) Bogor, Jawa Barat. Tapi dia tidak hadir karena ada kegiatan, hanya mewakilkan ke asisten.

"Iya kan saya harus hadiri paripurna. Saya izin urus Banten dulu deh," kata Rano usai rapat di ruang paripurna DPRD Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug Palima, Kota Serang, Senin (20/1/2014).

Rano mengaku sudah bicara dengan Jokowi dan izin tidak hadir di Katulampa. Dia menyebut rapat paripurna penting karena terkait aspirasi masyarakat. Sebagai gantinya Pemprov Banten mengutus Asisten 2 Husni Hasan.

"Saya tadinya mau hadir, tapi Katulampa kan jauh. Nggak terkejar kalau ke sana setelah paripurna," ungkap pemeran 'Si Doel' ini.

Selain Rano, Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail, Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah, dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar juga tidak hadir dalam rapat di Katulampa. Khusus untuk 2 pucuk pimpinan Tangerang, keberadaan keduanya sangat dinantikan terkait pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane yang melewati Tangerang.

Lebih Lanjut